Array Dan Record

ARRAY
Array adalah sebuah variabel yang menyimpan sekumpulan data yang memiliki tipe sama atau Array juga dapat disebut sebagai kumpulan dari nilai-nilai data bertipe sama dalam urutan tertentu yang menggunakan sebuah nama yang sama. Setiap data tersebut menempati alamat memori atau lokasi yang berbeda-beda dan selanjutnya disebut dengan elemen array. Elemen array sendiri dapat diakses melalui indeks yang terdapat di dalamnya. Namun, penting sekali untuk di ingat bahwa dalam C++ indeks array selalu dimulai dari 0, buka 1.

ARRAY SATU DIMENSI
Array satu dimensi adalah array yang terdiri dari n buah kolom atau Array satu dimensi adalah array yang terdiri dari 1 subskrip array saja. Setiap elemen array satu dimensi dapat diakses melalui indeks yang terdapat di dalamnya.

Untuk mendeklarasikan array dengan tipe data angka ini, kita hanya perlu menambahkan jumlah index sesuai dengan jumlah data yang ingin kita tambahkan. Dengan index tersebut, kita bisa menambahkan data angka hingga mencapai batas dari jumlah index tersebut.

Pada dasarnya untuk array dengan tipe data angka, semuanya memiliki cara yang sama. Yaitu jumlah index yang ditentukan dapat menampung data angka hingga mencapai nilai maksimal dari index tersebut. Misalkan kita memasukkan array dengan index 5, maka nilai maksimal yang dapat ditampung adalah 5, Tidak bisa lebih dari 5 karena nilai maksimal sudah ditentukan. Berikut ini merupakan contoh program array 1dimensi dengan tipe data angka :

Contoh Program Array 1 Dimensi

array

Output Program Array 1 Dimensi

out arr

Array Multidimensi
Array Multidimensi merupakan array yang serupa dengan array satu dimensi maupun array dua dimensi, namun array multidimensi dapat memiliki memori yang lebih besar. Biasanya array multidimensi digunakan untuk menyebut array dengan dimensi lebih dari dua atau array yang mempunyai lebih dari dua subskrip, seperti untuk menyebut array tiga dimensi, empat dimensi, lima dimensi dan seterusnya.

Contoh Program Array Multidimensi

multidimensi

Output Array Multidimensi

out multi

RECORD
Record adalah suatu tipe data yang merupakan gabungan dari 2 (dua) atau lebih field/variabel. Dalam tabel database sebuah record akan mewakili sebuah baris (row) sedangkan field/variabel adalah merupakan kolom (column).

Record tersebut biasa digunakan untuk menyimpan data dalam jenis yang banyak. Dalam pemrograman, Record digunakan untuk membuat sebuah tipe data baru yang kita inginkan, Record mempunyai dua struktur, yaitu Record yang mewakili “baris” dan field yang mewakili “kolom”.

Contoh Program Record

record

Output Program Ricord

out record

Program Terstruktur

Pengertian Pemrograman Terstruktur

Pemrograman Terstruktur merupakan suatu tindakan untuk membuat program yang berisi instruksi-instruksi dalam bahasa komputer yang disusun secara logis dan sistematis supaya mudah dimengerti, mudah dites, dan mudah dimodifikasi.
Pemrograman terstruktur adalah bahasa pemrograman yang mendukung pembuatan program sebagai kumpulan prosedur. Prosedur-prosedur ini dapat saling memanggil dan dipanggil dari manapun dalam program dan dapat mengunakan parameter yang berbeda-beda untuk setiap pemanggilan. Bahasa pemrograman terstruktur adalah pemrograman yang mendukung abstraksi data, pengkodean terstruktur dan kontrol program terstruktur. Sedangkan Prosedur adalah bagian dari program untuk melakukan operasi-operasi yang sudah ditentukan dengan menggunakan parameter tertentu.

Manfaat Pemrograman Terstruktur
– Dapat menangani program yang besar dan komplek
– Dapat menghindari konflik internal team
– Membagi kerja team berdasarkan modul-modul program yang sudah dirancang
– kemajuan pengerjaan sistem dapat dimonitor dan dikaji

Ciri – ciri Program Terstruktur (Good Program)
– Run correctly (Program handal)
– Run efficiently (Program menjadi sederhana / tidak rumit)
– Be easy to read and understand (Mudah dibaca dan ditelusuri)
– Be easy to debug (Program mudah ditelusuri kesalahannya)
– Be easy to modify (Program mudah dimodifikasi)

Tujuan dari pemrograman terstruktur adalah
1. Meningkatkan kehandalan suatu progam,
2. Program mudah dibaca dan ditelusuri,
3. Menyederhanakan kerumitan program,
4. Pemeliharaan program, dan
5. Meningkatkan produktivitas pemrograman.

Contoh Program terstruktur

pemula
 
 

Output Program Terstruktur

1
 
 

operator dan tipe data pada c++
Operator Pada C++
Sebuah program membutuhkan perintah-perintah yang digunakan untuk memanipulasi data yang
ada didalamnya, yang dalam bahasa C++ dikenal dengan Operator. Operator adalah sebuah simbol/syntax yang digunakan oleh program untuk mengolah dan mamanipulasi data menjadi data yang baru

Operator dalam C++ terbagi menjadi beberapa kategori sebagai berikut
Operator Aritmatika
Operator Aritmatika merupakan operator yang digunakan untuk melakukan perhitungan aritmatika. Operator Aritmatika dibagi menjadi 2 macam yaitu Operator Binary dan Operator Unary.
Operator Binary
+ Operator Penjumlahan
– Operator Pengurangan
* Operator Perkalian
% Operator Modulus
= Operator Sama Dengan
Operator Unari
+ Operator Nilai Plus
– Operator Nilai Minus
++ Operator Nilai Menaik (Increment)
— Operator Nilai Menurun (Decrement)

Contoh Program Aritmetika

tes
 
 

Output Program Aritmetika

1 (1)
 
 

Operator Relasi
Operator Relasi merupakan operator yang digunakan untuk melakukan perbandingan. Operator Relasi terdiri dari
Operator Relasi
< Operator Lebih Kecil Dari
> Operator Lebih Besar Dari
<= Operator Lebih Kecil Sama Dengan
>= Operator Lebih Besar Sama Dengan
== Operator Sama Dengan
!= Operator Tidak Sama Dengan

Contoh Program Relasi

relasi
 
 

Output Program Relasi

1 (2)
 
 

Tipe Data C++
Pada dasarnya tipe data dibagi menjadi 3 jenis:

1.Tipe Data Angka – untuk angka dan
berhubungan dengan aritmetika.
2.Tipe Data Karakter – untuk karakter dan angka bukan
untuk operasi aritmetika.
3.Tipe Data Logika – untuk logika benar (true)
atau salah (false).

Pada dasarnya C++ memiliki beberapa tipe data built-in
yang langsung anda gunakan. Dan berikut 7+ tipe data
primitif dalam bahasa pemrograman C++:

1 (4)
 
 

PROGRAM IF,IF ELSE DAN IF DALAM IF
Pernyataan IF adalah salah satu pernyataan penyeleksian yang memungkinkan kita memanipulasi aliran jalannya program berdasarkan conditional expression. Hal ini dapat memungkinkan kita membuat program yang berjalan secara fleksibel sesuai keadaan dari pengguna dan mesin.

Penyeleksian if adalah pernyataan penyeleksian yang mencari kebenaran dari conditional expression yang disebutkan. conditional expression harus berupa bilangan Boolean atau operasi yang menghasilkan bilangan Boolean dan menyatakan benar atau salah atas expression tersebut.

Contoh Program IF

bas
 
 

Output program IF

1 (3)
 
 

IF ELSE
Struktur percabangan if dua kondisi / if-else sedikit lebih kompleks bila dibandingkan dengan struktur if yang hanya memiliki satu buah kondisi. Sebenarnya konsepnya juga sederhana, yaitu pada struktur jenis ini terdapat sebuah statemen khusus yang berfungsi untuk mengatasi kejadia apabila kondisi yang didefinisikan tersebut bernilai salah (tidak terpenuhi).

Contoh program IF ELSE

if else
 
 

Output program IF ElSE

if els
 
 

Contoh Program IF dalam IF

if dlm if
 
 

Output Program IF dalam IF

if dal if
 
 

SWITCH CASE
Bentuk dari switch – case merupakan pernyataan
yang dirancangan khusus untuk menangani
pengambilan keputusan yang melibatkan sejumlah atau banyak alternatif penyelesaian. Seperti bentuk if else majemuk, dengan pernyataan switch case, memungkinkan kita untuk memilih salah satu
pilihan dari berbagai ekspresi. Pemilihan dilakukan berdasarkan nilai ekspresi yang telah ditetapkan.
Pemilihan berbagai kemungkinan nilai switch
dilakukan satu demi satu berdasarkan nilai case. Jika nilai dalam ekpresi switch tidak ada yang sesuai dengan nilai-nilai case, maka pilihan akan secara
otomatis ke alihkan ke default.

Contoh Program Switch Case

case
 
 

Output Program Switch Case

cas
 
 
 
 

Perulangan C++

ERULANGAN C++
Perulangan adalah suatu proses eksekusi statemen-statemen dalam sebuah program secara terus-menerus sampai terdapat kondisi untuk menghentikannya. Operasi perulangan / looping selalu dijumpai didalam berbagai bahasa pemrograman, hal tersebut karena struktur perulangan akan sangat
membantu dalam efisiensi program.

Dalam C++ terdapat 3 macam struktur perulangan, yaitu : Struktur For, Struktur While dan Struktur Do While.

1. Struktur Perulangan For
Struktur perulangan / pengulangan jenis for biasanya digunakan untuk melakukan perulangan yang telah diketahui banyaknya. Biasanya jenis perulangan for dianggap sebagai jenis perulangan yang paling mudah dipahami.

Untuk melakukan perulangan dengan menggunakan struktur perulangan for, kita harus memiliki sebuah variabel sebagai
indeksnya. Namun perlu sekali untuk diperhatikan bahwa
tipe data dari variabel yang akan digunakan sebagai indeks haruslah tipe data yang mempunyai urutan yang teratur,
misalnya tipe data int (0,1,2, … ) atau char (‘a’ , ‘b’ , ‘c’ , … ).

Contoh Program dengan Struktur For
contoh program yang menunjukkan perulangan dengan menggunakan
struktur for. Program akan ditulis dalam dua tipe, yaitu perulangan for yang sifatnya menaik (increment) dan perulangan for yang sifatnya menurun (decrement).

Contoh Program Perulangan For (Menaik)

manaik
 
 

Output Program Perulangan For (Menaik)

naik
 
 

Contoh Program For (Menurun)

menurun
 
 

Output program Perulangan For (Menurun)

turun
 
 

2.STRUKTUR PERULANGAN WHILE
Struktur perulangan while adalah perulangan yang melakukan pemeriksaan kondisi di awal blok perulangan. Kita tahu bahwa perulangan hanya akan dilakukan jika kondisi yang didefinisikan terpenuhi (jika kondisi bernilai benar). Hal ini berarti jika kondisi yang didefinisikan tidak terpenuhi (bernilai salah) maka statemen-statemen yang terdapat dalam blok perulangan pun tidak
akan pernah dieksekusi oleh program.

Contoh Program Perulangan While

while
 
 

Output Program Perulangan While

will
 
 

3.STRUKTUR PERULANGAN DO-WHILE
Berbeda dengan struktur while yang melakukan pemeriksaan kondisi di awal blok perulangan,
pada struktur do-while kondisi justru ditempatkan di bagian akhir. Hal ini tentu menyebabkan
struktur perulangan do-while minimal akan
melakukan satu kali proses eksekusi statemen
yang akan diulang walaupan kondisi yang
didefinisikan tidak terpenuhi (bernilai salah).

4 Perbedaan mendasar struktur perulangan while dan do-while:
1.Pada struktur perulangan while, pengecekan kondisi dilakukan di awal   blok / pengecekan kondisi dilakukan sebelum eksekusi statemen.
2.Pada struktur perulangan do-while, pengecekan kondisi dilakukan di akhir blok / pengecekan kondisi dilakukan setelah eksekusi statemen.
3.Pada struktur perulangan while, jika kondisi yang didefinisikan tidak terpenuhi
(bernilai salah) maka statemen-statemen yang terdapat dalam blok perulangan tidak akan pernah dieksekusi oleh program.
4.Pada struktur perulangan do-while, jika kondisi yang didefinisikan tidak terpenuhi
(bernilai salah) maka tetap akan melakukan satu kali eksekusi statemen-statemen yang terdapat dalam blok perulangan.

Contoh Program Perulangan DO-WHILE

do while
 
 

Output Program Perulangan DO-WHILE

doo wil
 
 
 
 

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai