
Pengertian Pemrograman Terstruktur
Pemrograman Terstruktur merupakan suatu tindakan untuk membuat program yang berisi instruksi-instruksi dalam bahasa komputer yang disusun secara logis dan sistematis supaya mudah dimengerti, mudah dites, dan mudah dimodifikasi.
Pemrograman terstruktur adalah bahasa pemrograman yang mendukung pembuatan program sebagai kumpulan prosedur. Prosedur-prosedur ini dapat saling memanggil dan dipanggil dari manapun dalam program dan dapat mengunakan parameter yang berbeda-beda untuk setiap pemanggilan. Bahasa pemrograman terstruktur adalah pemrograman yang mendukung abstraksi data, pengkodean terstruktur dan kontrol program terstruktur. Sedangkan Prosedur adalah bagian dari program untuk melakukan operasi-operasi yang sudah ditentukan dengan menggunakan parameter tertentu.
Manfaat Pemrograman Terstruktur
– Dapat menangani program yang besar dan komplek
– Dapat menghindari konflik internal team
– Membagi kerja team berdasarkan modul-modul program yang sudah dirancang
– kemajuan pengerjaan sistem dapat dimonitor dan dikaji
Ciri – ciri Program Terstruktur (Good Program)
– Run correctly (Program handal)
– Run efficiently (Program menjadi sederhana / tidak rumit)
– Be easy to read and understand (Mudah dibaca dan ditelusuri)
– Be easy to debug (Program mudah ditelusuri kesalahannya)
– Be easy to modify (Program mudah dimodifikasi)
Tujuan dari pemrograman terstruktur adalah
1. Meningkatkan kehandalan suatu progam,
2. Program mudah dibaca dan ditelusuri,
3. Menyederhanakan kerumitan program,
4. Pemeliharaan program, dan
5. Meningkatkan produktivitas pemrograman.
Contoh Program terstruktur

Output Program Terstruktur

operator dan tipe data pada c++
Operator Pada C++
Sebuah program membutuhkan perintah-perintah yang digunakan untuk memanipulasi data yang
ada didalamnya, yang dalam bahasa C++ dikenal dengan Operator. Operator adalah sebuah simbol/syntax yang digunakan oleh program untuk mengolah dan mamanipulasi data menjadi data yang baru
Operator dalam C++ terbagi menjadi beberapa kategori sebagai berikut
Operator Aritmatika
Operator Aritmatika merupakan operator yang digunakan untuk melakukan perhitungan aritmatika. Operator Aritmatika dibagi menjadi 2 macam yaitu Operator Binary dan Operator Unary.
Operator Binary
+ Operator Penjumlahan
– Operator Pengurangan
* Operator Perkalian
% Operator Modulus
= Operator Sama Dengan
Operator Unari
+ Operator Nilai Plus
– Operator Nilai Minus
++ Operator Nilai Menaik (Increment)
— Operator Nilai Menurun (Decrement)
Contoh Program Aritmetika

Output Program Aritmetika

Operator Relasi
Operator Relasi merupakan operator yang digunakan untuk melakukan perbandingan. Operator Relasi terdiri dari
Operator Relasi
< Operator Lebih Kecil Dari
> Operator Lebih Besar Dari
<= Operator Lebih Kecil Sama Dengan
>= Operator Lebih Besar Sama Dengan
== Operator Sama Dengan
!= Operator Tidak Sama Dengan
Contoh Program Relasi

Output Program Relasi

Tipe Data C++
Pada dasarnya tipe data dibagi menjadi 3 jenis:
1.Tipe Data Angka – untuk angka dan
berhubungan dengan aritmetika.
2.Tipe Data Karakter – untuk karakter dan angka bukan
untuk operasi aritmetika.
3.Tipe Data Logika – untuk logika benar (true)
atau salah (false).
Pada dasarnya C++ memiliki beberapa tipe data built-in
yang langsung anda gunakan. Dan berikut 7+ tipe data
primitif dalam bahasa pemrograman C++:

PROGRAM IF,IF ELSE DAN IF DALAM IF
Pernyataan IF adalah salah satu pernyataan penyeleksian yang memungkinkan kita memanipulasi aliran jalannya program berdasarkan conditional expression. Hal ini dapat memungkinkan kita membuat program yang berjalan secara fleksibel sesuai keadaan dari pengguna dan mesin.
Penyeleksian if adalah pernyataan penyeleksian yang mencari kebenaran dari conditional expression yang disebutkan. conditional expression harus berupa bilangan Boolean atau operasi yang menghasilkan bilangan Boolean dan menyatakan benar atau salah atas expression tersebut.
Contoh Program IF

Output program IF

IF ELSE
Struktur percabangan if dua kondisi / if-else sedikit lebih kompleks bila dibandingkan dengan struktur if yang hanya memiliki satu buah kondisi. Sebenarnya konsepnya juga sederhana, yaitu pada struktur jenis ini terdapat sebuah statemen khusus yang berfungsi untuk mengatasi kejadia apabila kondisi yang didefinisikan tersebut bernilai salah (tidak terpenuhi).
Contoh program IF ELSE

Output program IF ElSE

Contoh Program IF dalam IF

Output Program IF dalam IF

SWITCH CASE
Bentuk dari switch – case merupakan pernyataan
yang dirancangan khusus untuk menangani
pengambilan keputusan yang melibatkan sejumlah atau banyak alternatif penyelesaian. Seperti bentuk if else majemuk, dengan pernyataan switch case, memungkinkan kita untuk memilih salah satu
pilihan dari berbagai ekspresi. Pemilihan dilakukan berdasarkan nilai ekspresi yang telah ditetapkan.
Pemilihan berbagai kemungkinan nilai switch
dilakukan satu demi satu berdasarkan nilai case. Jika nilai dalam ekpresi switch tidak ada yang sesuai dengan nilai-nilai case, maka pilihan akan secara
otomatis ke alihkan ke default.
Contoh Program Switch Case

Output Program Switch Case

Tinggalkan komentar